Hasil penelitian fisikawan dari Universitas Harvard, Alex Wissner-Gross, menyimpulkan setiap kali mesin Google bekerja, rata-rata menghasilkan 7 gram karbon dioksida. Emisi karbon ini dihitung dari konsumsi listrik yang dibutuhkan computer pengguna hingga energi yang dihabiskan data center Google.
Featured Post
Latest Posts
Google Hasilkan Karbondioksida
VIA Nano 3000
Berita mengenai kehadiran processor baru dari VIA yang akan meramaikan segmentasi pasar processor untuk notebook dan nettop memang sudah terdengar sejak beberapa waktu lalu. Berita terbaru mengenai akan hadirnya VIA Nano 3000, adalah nama dari seri processor yang akan ikut meramaikan persaingan pasar segmentasi pasar yang selama ini yang didominasi oleh processor Intel Atom.
VIA Nano 3000 menurut kabarnya juga akan menghadirkan pilihan dual core processor, yang diproduksi dengan proses manufaktur 45 nm. Kemungkinan juga processor seri ini akan diproduksi dengan proses manufaktur 40 nm. Processor berbasis x86 ini juga akan dilengkapi dengan fitur SSE4, seperti kebanyakan processor terkini.
Kesuksesan notebook dan nettop setidaknya ikut memicu persaingan processor untuk segmentasi ini. Selain processor Intel Atom dan AMD Conecus, VIA Nano 3000 agaknya semakin meramaikan persaingan di masa mendatang.
Polisi Bebas Akses Komputer Siapa Saja (Uni Eropa)
Konsul Eropa baru-baru ini memberikan persetujuannya ke pihak kepolisian untuk melakukan remote searching. Melalui aksi ini, polisi diberikan kebebasan untuk mengakses komputer tersangka kejahatan secara remote.
Hal ini tentu saja mengkhawatirkan bagi publik dan para ahli keamanan. Karena menurut mereka ini adalah salah satu cara baru bagi pemerintah untuk mengendalikan penggunaan komputer. Dan itu dimulai dari kemampuan untuk mengakses komputer masyarakat tanpa sepengetahuan penggunanya, dan tanpa surat izin penggeledahan.
Aksi ini mungkin diambil setelah melihat perubahan metode yang dilakukan oleh pelaku kejahatan. Dulu, pelaku kejahatan memanfaatkan jaringan telepon tradisional. Tapi semenjak telepon mudah sekali untuk disadap, perilaku kriminal mulai beralih ke jaringan internet. Dimana di internet ia bisa melakukannya secara anonym melalui e-mail, pesan instan, dan aktivitas berinternet lainnya.
Trojan Hinggapi Pirate Bay
Trojan baru muncul di beberapa situs Torrent, slah satunya memblok akses ke situs The Pirate Bay dan Mininova. Trojan ini mengedit file host pada komputer Windows dan mengalihkan situs BitTorrent ke localhost membuat situs Torrent sulit untuk load.
Trojan ini (Troj/Qhost-AC) merupakan sebuah Trojan unik, dan tidak menginstall spyware atau mahware, tapi kerjanya hanya memblok akses ke situs BitTorrent popular. Sepertinya, Trojan ini berasal dari sebuah keygen yang didapat dari software bajakan. Keygen tersebut bukannya menghasilkan kode bajakan, tapi malaj memodifikasi file host ke komputer, kemudian mengalihkannya ke situs The Pirate Bay, Suprbay (Pirate Bay Forum) dan Mininova.
Selain memblok situs ternama BitTorrent, ia juga menyebabkan banyak popups, dan bahkan memainkan musik yang berbunyi “downloading is wrong”. Beberapa hak mencurigai penyebar Trojan ini adalah MPAA, RIAA, atau firma anti pembajakan lain. Berita bagusnya adalah Trojan ini mudah dibasmi, dengan cara membersihkan file host secara manual.
WMP Dalam Bahaya
Microsoft menolak mentah-mentah pendapat peneliti keamanan Laurent Gaffi yang mengklaim telah menemukan sebuah celah pada Windows Media Player 9.10, dan 11, yang dapat menyebabkan remote code execution, penyebab hadirnya komputer zombie. Microsoft berpendapat celah pada WMP ”bukan ancaman keamanan”, tapi sayangnya para peneliti keamanan mempunyai pendapat yang berbeda.
Pada tanggal 24 Desember 2008, Gaffi melaporkan terdapat sebuah celah pada WMP, dan mengirimkan informasi ini ke Burtraq mailing list. Gaffi mengatakan celah berbahaya ini dapat dimanfaatkan oleh hacker dengan menggunakan file audio.wav, .snd, atau .mid, ke komputer korban yang menggunakan OS Windows XP dan Vista. Gaffi juga menyertakan proff-off-concept penyerangan yang mampu mengesekusi computer korban dari jauh. Klaim Gaffi dengan cepat ditanggapi dengan dingin oleh Microsoft yang mengatakan bahwa tidak terdapat celah pada WMP. Itu hanya masalah realibilitas.
Tapi banyak penelitian keamanan yang tidak sependapat dengan Microsoft. April tahun lalu, para peneliti keamanan menemukan celah berbahaya pada sistem operasi Windows, dan Microsoft menganggapnya bukan celah berbahaya. Tapi ternyata tiga minggu kemudian, Microsoft mengeluarkan pernyataan mengenai celah sistem operasi ke publik.
